2017 Life is Never Flat

Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah terpenuhi oleh coretan. Coretan yang menjadi kenangan, menjadi masa lalu. Hari ini akan jadi masa lalu di hari berikutnya, begitupula tahun ini akan menjadi masa lalu untuk tahun berikutnya dan setiap momentnya kita sebut dengan kenangan.

2017 bagi ane tahun yang penuh suka cita. Banyak hal yang terjadi di 2017 yang tak pernah ane sangka. Banyak potongan kejadian yang membuat ane berubah, entah menjadi lebih dewasa atau pun kembali menjadi kanak-kanak.

Setiap pergantian tahun ane pasti selalu menulis apa saja yang ane lakukan di tahun sebelumnya dan apa saja yang harus ane lakukan di tahun berikutnya. Apa saja sifat yang ane harus tingkatkan dan apa saja sifat yang harus ane keluarkan. Memang, manusia tidak ada yang sempurna, namun sebagai manusia biasa ane berharap menjadi yang terbaik dari yang baik. Tidak untuk menjadi sempurna, tetapi menjadi yang dikenal baik oleh kebanyakan orang.

Menjadi pribadi yang dirindukan orang banyak adalah hal yang paling ane inginkin. Egois? Biar saja, itulah ane. Ane ingin kehadiran ane disekitaran mereka sangat dibutuhkan, sangat diinginkan. Saat ane tidak hadir di lingkungan mereka, mereka mencari, menginginkan, bahkan ane ingin mereka merindukan. Ane ingin dikenang dengan yang baik-baik, ane ingin dikenang dengan pribadi yang seperti ini (Kalian bisa menilai ane).  Kalian harus tau ane selalu ingin dicari, tapi bukan berarti ane senang meninggalkan. Tidak.  Soal tinggal dan meninggalkan adalah hal yang paling ane benci, ane tidak mau ditinggal dan ane juga tidak ingin meninggalkan. Walaupun pada akhirnya kita semua akan meninggalkan bumi tercinta ini.

Ane rasa tulisan ini datar, tapi  2017 bagi ane “Never flat”.

Ane ingin bercerita tentang 2017 yang ane alami.
Moment  yang paling ane ingat di 2017.
.
.
.
2017 !!!
Januari 2017 : Seingat ane akhir Januari 2017; awal masuk semester 2 di Teknik Informatika, UNG.
Februari 2017 : Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) Lembaga Pers Mahasiswa Merah Maron UNG. Saat itu ane masih menjadi peserta yang dilaksanakan di Desa Keramat, Tapa, Bone Bolango. Lagu Payung Teduh menjadi soundtrack untuk bulan Februari 2017, tapi yang lebih ngena lagunya yang berjudul Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan.
Maret 2017 : Bulan baper, bulan kreatif dan juga bulan malas kuliah, hehehe.
April 2017 : Special month, karena bulan kelahiran. 18 tahun. Bulan sastra dan bulan lebih malas kuliah wkwkw, alhasil nilai banyak yang eror  :v.
Mei 2017 : Urus pindah dari Teknik Informatika ke Ilmu Komunikasi, urus sendiri dan pas bulan puasa. Jadi ceritanya ane jarang masuk kuliah dan sengaja meng-eror-kan nilai karena memang ada niat pindah jurusan.
Juni 2017 : Penyakit untuk yang kedua kalinya kambuh. Bulan menyebalkan.
Juli-Agustus2017 : Bulan yang penuh duka, penyakit kambuh ke tiga kalinya, lebih parah, lebih sakit, lebih menyebalkan.
Jadi, ane sakit karena pola hidup ane yang tidak sehat. Mengakibatkan ane tidak bisa berjalan selama kurang lebih dua minggu, berat badan turun 10kg (bahkan harus turun 7kg lagi), hemoglobin juga turun, sempat dijemput ambulance di rumah bahkan sempat merasakan bagaimana dirontgen. Pokoknya Juli-Agustus ane full dengan perawatan dan berbagai macam jenis obat. Tapi dibalik dari kesakitan yang ane alami, ane berubah menjadi lebih dewasa menyikapi cobaan, ane merasa lebih religius lagi dan saat itu ane menyerahkan semuanya kepada-Nya. Pernah disuatu malam saat ane sakit, mama mulai menyerahkan, pasrah dengan apa kehendak-Nya. “Kalau memang kepergian adalah yang terbaik dan telah ditentukan oleh-Nya, mama ikhlas. Daripada Nisa sakit, lemah, tidak bersemangat.” Kalian harus tau, saat-saat kesakitan itu kambuh keihklasan orang tua merawat menjadi penguatan.
Ane bangga dan berterima kasih kepada-Nya, dengan kesakitan itu ane mulai sadar bahwa ane telah melangkah jauh dari-Nya dan tak mengindahkan perintah-Nya. Ane merasa  menjadi orang paling buruk di muka bumi ini, mengingat-Nya saat diberi cobaan. Ya Allah, maafkan hambamu ini.
September 2017 : Awal masuk semester 1 dan 3 di Ilmu Komunikasi.
Oktober 2017 : Sweet month. Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) akbar UNG, Bina Taruna Mandiri, IAIN Sultan Amai. Saat itu ane sudah jadi panitia yang dilaksanakan di Sekretariat AJI Kota Gorontalo.
November 2017 : Sweet Month. Konsisten Juli-Agustus dipertanyakan. Bandung, I’ll be back yaa… Menjadi pecandu rindu.
Desember 2017 : Sweet Month. Manado. Nilai semester 1 dan 3 sungguh memuaskan, terima kasih Ya Allah. Kembali kekonsisten Juli-Agustus. Bulan terboros mengonsumsi buku wkwk, Alhamdulillah bisa beli buku sampai 12pcs.

2017 best nine on instagram @viryanisa_


Ane tidak akan menyebutkan nama penyakit yang ane derita tetapi ane hanya ingin menyampaikan ke kalian semua agar terhindar dari apa yang ane alami, kalian harus;
- Kurangi mengonsumsi kafein (Bagi yang pecandu kopi)
- Jangan keseringan bergadang
- Jangan mandi malam
- Istirahat yang cukup
- Berolahraga
- Kurangi mengonsumsi 3G (Garam, Gorengan, Gula)

Sekian…


Terima kasih 2017. 18 tahun yang banyak perubahan.
Welcome 2018, semoga ada keajaiban dan penuh keberkahan…