Aku wanita penunggumu kala senja.
Berharap kau pulang membawa senyuman bahagia.
Bersedia jadi tempat keluh kesahmu saat kau lewati hari beratmu.
Berdua kita akan nikmati setiap detik kebersamaan.
Bersama, kita akan membuat alam cemburu.
Hey...
Perihal kenang-mengenang "Secuil kisah ini bisakah kau kenang dengan baik disuatu hari nanti?"
Mungkin disuatu hari nanti, ketika aku tak lagi berjalan ke arahmu, bacalah tulisanku, ingatkan aku bahwa aku pernah menulis tentangmu.
Mungkin disuatu hari nanti, ketika jasadku tak dapat lagi kau ajak ngobrol, bacalah tulisanku ada kau disetiap paragrafnya.
Mungkin disuatu hari nanti, ketika hati kita tertutup akan hal lain atau kau merasa sepi, maka bacalah tulisanku ada kita disetiap hurufnya. Kau tak sendiri, aku bersamamu.
Marisa, Juli 2018
Pukul 4 pagi, kopi di hadapanku, hp di tanganku, kau di pikiranku. Kalian, canduku.